Kiseijuu: Sei no Kakuritsu

Kiseijuu: Sei no Kakuritsu, atau yang juga sering disebut Parasyte: The Maxim, adalah anime garapan studio Madhouse (Btoom!, Hunter x Hunter 2011 ver.) dan merupakan adaptasi dari manga seinen lama karangan Iwaaki Hitoshi yang beredar pada tahun 1988 hingga tahun 1995. Anime ini menceritakan tentang kehidupan “organisme kecil” misterius bernama “parasit”, yang masuk ke dalam tubuh manusia, mengendalikan dan mengambil alih fungsi otak dari “inangnya”, dan mengubah manusia tersebut menjadi “spesies berdarah dingin” yang sepenuhnya berbeda dari sebelumnya. Salah satu orang yang “dihinggapi” oleh parasit adalah pemuda bernama Izumi Shinichi. Untungnya, parasit tersebut tidak mampu masuk lebih jauh dan mengambil alih fungsi otak dari Shinichi, dan hanya mampu mengambil alih fungsi dari tangan kanannya, sehingga tangan kanannya tersebut menjadi “hidup”. Setelah terbiasa, Shinichi dan parasit yang berada di tangan kanannya itu pun mampu hidup berdampingan, bahkan Shinichi memberi nama parasit tersebut “Migi” karena parasit tersebut hidup di tangannya yang sebelah kanan.

Tangan kanan Shinichi yang diambil alih oleh “parasit” dan memiliki “kehidupan” sendiri

Berbagai permasalahan pun dihadapi oleh Shinichi, seperti harus bersusah-payah menyembunyikan eksistensi Migi dari orang-orang disekitarnya, hingga harus kehilangan orang-orang terpenting baginya serta terlibat dalam kasus pembunuhan massal di sekolahnya, yang diakibatkan oleh ulah parasit lain yang secara langsung tidak langsung mengalami konflik dengan Shinichi. Bahkan, karena suatu kejadian yang tidak terduga, Migi terpaksa “menyatukan” sebagian besar dari dirinya ke dalam tubuh Shinichi seutuhnya sehingga mengubah fisik dan “kepribadian” Shinichi secara signifikan serta membuat Shinichi menjadi manusia dengan kekuatan luar biasa yang melebihi batas kewajaran. Akhirnya, Shinichi dan Migi sepakat untuk menghabisi semua parasit yang masih tersisa dengan alasan mereka masing-masing. Shinichi bertekad untuk membalas kematian orang-orang yang berharga dalam hidupnya serta melindungi nyawa kekasihnya, yaitu Murano Satomi, dari ancaman “parasit pembunuh” yang masih berkeliaran. Sementara Migi bertekad untuk melindungi inangnya, yaitu Shinichi, dari parasit yang menjadi lawannya untuk kelangsungan hidupnya sendiri.

Shinichi yang “bertransformasi” setelah “bersatu” dengan Migi

Dari segi teknis, Madhouse mengubah visual tampilan para karakter di animenya sehingga terlihat berbeda dengan visual di manganya, dan hal ini memang sempat ditanggapi dengan hangat oleh para penggemar Kiseijuu sendiri. Namun, justru hal tersebut mampu menjadi sebuah faktor pembeda di momen-momen krusial seperti saat Migi “menyatukan” dirinya ke dalam tubuh Shinichi, kemudian mengubah Shinichi yang semula memiliki image nerd menjadi seseorang dengan image yang cool serta memiliki “kepribadian” yang sepenuhnya berbeda.

kiseijuu_sei_no_kakuritsu-68320
Shinichi “before
Shinichi “after
5bhorriblesubs5d2bparasyte2b-2bthe2bmaxim2b-2b082b5b720p5d-mkv_snapshot_07-54_5b2015-01-08_22-49-195d
Shinichi “after” (2)

Anime ini juga berhasil menyusun alur cerita dengan rapi mengikuti jalan cerita original di manganya, serta selalu menghadirkan adegan cliffhanger dengan penempatan timing yang pas di setiap akhir episodenya, sehingga menimbulkan kesan penasaran bagi penonton di setiap kali episodenya berakhir. Memang ada beberapa adegan yang sedikit mengalami perubahan dibandingkan dengan cerita asli di manganya, terutama saat adegan thriller dimana pertumpahan darah secara intens terjadi. Namun nampaknya hal itu bukanlah sebuah masalah yang berarti karena secara keseluruhan, anime ini sudah mengikuti sebagian besar jalan cerita originalnya di manga dengan baik dari awal hingga akhir, sehingga anime ini berakhir dengan ending yang klimaks. Anime ini juga tidak banyak menampilkan adegan filler yang tak berarti sebagaimana anime hasil dari adaptasi manga pada umumnya, serta anime ini juga membagi porsi setiap adegan, baik adegan action, thriller, slice of life, maupun romance dengan porsi yang pas dan teratur, sehingga membuat setiap episode berjalan secara berkesinambungan.

 

Untuk mengadaptasi sebuah manga lama ke dalam anime di era yang sudah modern ini memang bukan hal yang mudah. Namun, overall, Madhouse sudah berhasil melakukan hal tersebut, dan membuat anime Kiseijuu ini menjadi anime yang memberikan “gaya”, “kesan”, dan pendekatan yang berbeda di tengah kepungan anime moe maupun anime bertema idol group yang sedang marak beredar di dunia industri anime kala itu. Bisa dibilang, anime Kiseijuu ini adalah salah satu karya masterpiece yang pernah dibuat oleh Madhouse, dan saya yakin, apabila tidak ada perubahan-perubahan yang berarti dalam dunia peredaran anime pada tahun ini, maka anime ini adalah salah satu kandidat kuat sebagai calon anime terbaik di tahun 2015 ini.

Score : 9/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s