Robotics;Notes

As for the science, it may be negative. However, don’t forget the thing that there is a scientific side in all the one”. Kurang lebih itulah petikan slogan dari anime Robotics;Notes. Anime bergenre science-fiction ini digarap oleh studio animasi Production I.G (Guilty Crown, Psycho-Pass, Ghost in The Shell) dan juga merupakan salah satu karya dari Noitamina, blok penyiaran anime milik Fuji TV seperti halnya anime Zankyou no Terror atau Punch Line. Anime ini menceritakan tentang aktivitas grup ekskul robotik di sebuah SMA di daerah Tanegashima, yang diketuai oleh Senomiya Akiho. Bersama dengan teman masa kecilnya bernama Yashio Kaito, Akiho berusaha untuk mempertahankan eksistensi dari klub robotik yang ia pimpin di tengah kurangnya perhatian dan dukungan dari pihak sekolah, meskipun Kaito sendiri terkesan lebih cuek dengan sibuk sendiri memainkan permainan pertempuran robot bernama Kill Ballad pada “gadget”-nya yang disebut dengan PokeCom. Meskipun sempat terancam akan dibubarkan, namun pada akhirnya klub robotik tersebut diperbolehkan untuk tetap eksis dan juga mulai kedatangan beberapa anggota baru, diantaranya Hidaka Subaru, sang pemenang kejuaraan Robo-One, lalu Daitoku Junna yang pada awalnya adalah anggota dari klub karate, dan juga Koujiro Frau, pencipta dari permainan Kill Ballad itu sendiri.

Awalnya, aktivitas klub robotik ini terfokus untuk melanjutkan proses pembuatan robot raksasa bernama GunBuild, di mana robot tersebut terinspirasi dari seri anime populer bernama Gunvarrel, yang merupakan hasil rancangan dari kakak Akiho sendiri, bernama Senomiya Misaki. Namun, semuanya berubah menjadi lebih kompleks ketika Kaito menemukan sebuah AI dari aplikasi Iru-O miliknya, AI tersebut berupa sesosok gadis yang bernama Airi. Dengan mengikuti panduan Airi, Kaito menemukan rahasia-rahasia yang terdapat di Tanegashima berupa catatan laporan dari seseorang bernama Kimijima Kou.

Kemunculan AI yang misterius bernama Airi, menjadi awal dari pemecahan teka-teki Kimijima report

Mulai dari sini alur cerita menjadi lebih rumit, karena Kaito perlahan tapi pasti mulai mengetahui berbagai macam rahasia berdasarkan dengan apa yang tertulis pada laporan tersebut. Mulai dari Bumi yang akan menghadapi fenomena ledakan solar flare karena efek ledakan matahari, adanya rencana untuk memusnahkan umat manusia dalam jumlah masif dengan memanfaatkan fenomena badai matahari yang melibatkan pemimpin di berbagai perusahaan robot, termasuk Exoskeleton Inc. yang merupakan tempat Misaki bekerja saat ini, hingga tentang adanya Project Atum, yakni merupakan masa di mana para robot kehilangan kendali atas diri mereka dan melakukan semacam “pemberontakan” terhadap umat manusia. Rahasia-rahasia tersebut secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan hal-hal yang telah diketahui dan dialami oleh Kaito selama ini, seperti penayangan dari episode terakhir anime Gunvarrel yang tidak kunjung juga dirilis tanpa adanya alasan jelas yang diikuti oleh hilangnya ibu dari Frau, kemudian insiden kapal S.S. Anemone yang melibatkan Kaito, Akiho, dan Misaki di masa lalu, hingga berubahnya sifat Misaki yang menjadi lebih tertutup kepada Kaito dan Akiho sejak bekerja di Exoskeleton Inc., terutama setelah ia mengetahui kenyataan bahwa Kaito mengikuti perkembangan dari laporan Kimijima Kou secara runtut, dan memerintahkan Kaito untuk tidak melanjutkan investigasinya. Hal-hal tersebut menjadi kunci dari perkembangan story line anime ini kedepannya.

Sesuai dengan slogannya, anime ini memiliki latar belakang di mana penerapan dari konsep science atau teknologi pada umumnya sudah mengalami perkembangan dengan pesat. Itu terlihat dari canggihnya berbagai fitur yang terdapat pada “gadget” yang disebut PokeCom beserta dengan aplikasinya yang semuanya sudah serba modern.

Dengan bantuan canggihnya fitur yang dimiliki PokeCom, kini semua orang bisa memiliki nekomimi
Dengan canggihnya fitur yang dimiliki PokeCom, kamu bisa mengubah penampilan setiap orang sesuai keinginanmu

Namun, seperti halnya kehidupan kita saat ini, teknologi yang canggih terkadang bisa menjadi semacam bumerang yang dapat membahayakan umat manusia itu sendiri sebagai penggunanya. Project Atum seolah mengingatkan kita akan SkyNet di sebuah film Hollywood ternama yakni Terminator: Rise of The Machines, di mana seluruh mesin dan robot kehilangan kontrol atas diri mereka sendiri sehingga menyebabkan kekacauan di seluruh dunia. Anime ini juga menitikberatkan teori propaganda, hal yang tentunya sudah tidak asing bagi kita yang hidup di era modern ini. Anime ini menggambarkan kepada kita bahwa propaganda yang dilakukan oleh oknum terkait dengan menggunakan media tertentu dapat mempengaruhi pola pikir dan asumsi masyarakat serta menimbulkan kepanikan massa, dan oknum tersebut dapat memanfaatkan dampak yang telah ditimbulkan oleh propaganda yang telah disebarkannya untuk mengambil keuntungan bagi dirinya sendiri. Namun, di balik itu semua, melalui grup robotik yang dimotori oleh Akiho dan Kaito, anime ini seolah ingin menyampaikan pesan kepada kita bahwa tidak selamanya teknologi yang canggih selalu memiliki dampak yang buruk bagi umat manusia, dengan menyatakan bahwa robot, yang notabene adalah salah satu bentuk implementasi dari penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan yang mutakhir, dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan bahkan dapat menjadi “teman” bagi manusia itu sendiri.

Untuk segi cerita sendiri, harus diakui bahwa anime ini bukanlah anime yang memiliki alur cerita dengan beat yang cepat dan justru cenderung membosankan, terutama di episode-episode awal. Karena anime ini menghadirkan twist dari teka-teki laporan Kimijima Kou sambil menampilkan sisi lain dari anggota grup robotik yang terlibat dalam pembuatan GunBuild secara lebih santai, seperti halnya Subaru yang ternyata dilarang oleh ayahnya untuk terlibat dalam aktivitas robotik, Jun yang pada awalnya tidak menyukai robot, juga Frau yang merupakan seorang hikkikomori. Jika Anda termasuk orang yang cepat bosan, Anda mungkin dapat langsung berkesimpulan di episode-episode awal bahwa tema dari anime ini adalah “anime yang menceritakan aktivitas grup robotik yang memiliki cita-cita untuk membangun robot raksasa sesuai impian mereka” dan sifatnya cenderung generik. Padahal sesungguhnya, anime ini memiliki plot twist yang dikemas dengan baik mulai dari pertengahan animenya seiring dengan keterkaitan laporan Kimijima Kou dengan satu hal dengan hal yang lain, meskipun twist tersebut disusun secara perlahan-lahan namun sukses mencapai klimaks pada akhirnya. Memang masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab dari anime ini, seperti bagaimanakah nasib dari ibu Frau setelah ia menghilang, dan juga bagaimana perkembangan selanjutnya dari episode terakhir anime Gunvarrel yang pada awalnya menjadi semacam bocoran informasi atas apa yang akan terjadi pada dunia saat itu. Selain itu ada beberapa adegan kunci yang tidak diperlihatkan sepenuhnya, seperti insiden S.S. Anemone yang hanya ditampilkan sepotong-sepotong dan tidak utuh. Namun, terlepas dari semua itu, anime ini berhasil memadukan unsur teka-teki dari misteri yang dihadirkan dengan menggunakan konsep yang scientific, dan juga dapat merubah stigma kebanyakan orang tentang robot, bahwa robot bukan hanya menjadi salah satu alat yang digunakan manusia untuk berperang di tengah perkembangan teknologi yang pesat seperti sekarang ini, melainkan juga dapat menjadi teman yang mampu membahagiakan umat manusia.

Score : (8/10)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s