Tari Tari

 

Apakah Anda menyukai anime dengan tema musikal dengan latar cerita school life atau anak sekolahan pada umumnya ? Jika iya, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba menonton anime yang satu ini.

Tari Tari, adalah anime yang diproduksi pada tahun 2012 yang lalu, dan ditayangkan tepatnya pada season Summer di tahun 2012. Anime ini sendiri diproduksi oleh Infinite, yang juga terlibat dalam proses produksi anime-anime seperti Nagi no Asukara dan juga Glasslip, serta studio animasi yang menangani pembuatan anime ini adalah P.A. Works, studio anime yang juga menangani anime-anime seperti Angel Beats!, Hanasaku Iroha, Another, hingga Shirobako dan juga Charlotte. Director dari anime ini sendiri adalah Masakazu Hashimoto, yang juga sudah lumayan berpengalaman dalam menangani storyboard dari anime-anime hasil garapan studio animasi P.A. Works, seperti Angel Beats!, Hanasaku Iroha, dan juga Nagi no Asukara. Anime ini sendiri bercerita mengenai kehidupan sehari-hari dari para pelajar di SMA Shirahamazaka. Pada mulanya, Miyamoto Konatsu, seorang siswi yang sangat menggemari musik dan sempat bergabung dengan grup paduan suara di SMA Shirahamazaka, mencoba untuk membentuk semacam grup “tandingan” setelah hubungannya dengan supervisor dari grup paduan suara tersebut tidak berjalan dengan baik. Untuk bisa membentuk suatu grup baru di sekolah, Konatsu membutuhkan minimal lima orang untuk dapat memenuhi persyaratan tersebut. Ia pun mencoba untuk mengajak teman-temannya untuk bergabung dalam grup yang dibentuknya. Sakai Wakana, tokoh utama dari anime ini, awalnya sempat menolak dengan keras karena berpikir Konatsu menganggap musik sebagai suatu sarana untuk bermain-main dan bersenang-senang belaka. Selain itu, Konatsu juga mengajak sahabat karibnya, yakni Okita Sawa, gadis yang semula merupakan anggota dari grup memanah dan juga memiliki hobi berkuda, untuk bergabung dengan grup musik tersebut. Untuk menggenapi jumlah anggota grupnya, Konatsu akhirnya juga mengajak Tanaka Taichi, yang merupakan seorang anggota dari klub badminton, dan seorang siswa pindahan dari Austria bernama Maeda Atsuhiro, yang biasa dipanggil dengan nama “Wien”. Meskipun pada awalnya sulit untuk mengumpulkan anggota karena berbagai perbedaan persepsi dan juga ada beberapa yang mulanya bersikukuh tidak mau bergabung dengan grup musik yang dibentuk Konatsu tersebut, namun setelah melalui berbagai negosiasi, akhirnya grup musik “tandingan” tersebut berhasil dibentuk, meskipun anggotanya yang tetap hanyalah lima orang tersebut.

f870d6ff
Sakai Wakana
tari_tari-03-sawa-cute-smile-friend-helpful
Okita Sawa
tari_tari_01_konatsu_miyamoto_2
Miyamoto Konatsu
7hsa3
Tanaka Taichi
tumblr_m87lfdljk21qij2q3o4_1280
Wien

Jika Anda melihat sinopsis awal dari anime ini, di mana anime ini memiliki genre school­-life, musical, dan juga slice-of-life, mungkin yang akan terbayang di benak Anda mulanya adalah, ini hanyalah anime yang menceritakan kehidupan anak SMA secara tipikal dan memiliki jalan cerita yang cenderung membosankan. Namun sesungguhnya, banyak sekali hal-hal yang digali dari jalan cerita anime ini, yang banyak diambil dari kehidupan kita sehari-hari. Kita tidak hanya akan melihat hubungan pertemanan antara para pelajar SMA beserta dengan konflik kesehariannya yang sudah generic, namun juga kita akan melihat hal-hal yang mungkin sudah pernah kita alami juga sebelumnya, seperti perasaan hidup tanpa orang tua yang sudah meninggal, cekcok dengan orang tua karena masalah perbedaan idealisme, sentimen negatif terhadap guru tertentu karena dianggap menyebalkan, dan lain sebagainya. Dan hal-hal itu semua dirangkum dengan sedemikian rupa sehingga membuat Anda akan seolah terlibat dalam kejadian-kejadian yang ada di anime ini sekaligus merasakan sendiri hal-hal tersebut, seolah Anda berkata dalam hati “Oh, saya juga pernah mengalami hal-hal seperti ini !”, karena adegan-adegan tersebut terasa sangat mengena, apalagi anime ini seakan mampu menyelipkan berbagai pesan moral yang mampu memberikan semacam reality check bagi Anda yang mungkin “disinggung” karena juga sudah pernah mengalami hal-hal tersebut di kehidupan nyata. Selain itu, anime ini juga pandai untuk memainkan feeling penonton, sesekali kita akan merasa lucu sendiri, merasa sedih, hingga merasa kagum setiap menonton adegan demi adegan yang ada dalam anime ini karena semuanya dieksekusi secara pas. Character development dari tiap-tiap karakter pun juga dibangun secara rapi. Itu terlihat dari bagaimana Wakana yang semula tertutup mampu mulai membuka diri dengan teman-temannya yang lain dan akhirnya mereka berlima mampu menjalin persahabatan erat, seakan mereka sudah saling mengenal sejak lama, dan masih banyak lagi. Dan kegiatan mereka berlima sendiri, baik di sekolah maupun di luar sekolah, yang terlibat dengan hal-hal yang menyinggung musik ataupun tidak, juga cukup lucu untuk diikuti, karena kita dapat melihat sisi lain yang unik dari tiap-tiap karakter nantinya. Cara penyelesaian konflik dan masalah yang dialami oleh tiap-tiap karakter, mulai dari Wakana yang memiliki masalah terberat karena mengalami masalah pribadi yang sempat mempengaruhi perilakunya selama ini, berikut teman-temannya dengan tiap permasalahan mereka masing-masing, baik masalah dengan keluarga maupun dengan orang-orang di sekolah, dilakukan dengan sangat baik sehingga menarik untuk diikuti perkembangannya secara lebih lanjut. Tema musikal yang diusung oleh anime ini juga dianimasikan dengan apik. Musikalitas yang ditampilkan baik secara akustik, instrumental, teatrikal drama, hingga nyanyian choir/paduan suara dilakukan dengan baik sehingga mampu membuat kita menikmati alunan nada-nada dari musik tersebut dan dapat menimbulkan rasa kagum. Pada akhirnya, anime ini berakhir dengan festival kebudayaan yang diadakan oleh seluruh pihak di SMA Shirahamazaka, meliputi grup musik “tandingan” buatan Konatsu yang awalnya sempat tidak mendapat persetujuan dari wakil kepala sekolah yang juga merupakan supervisor dari grup paduan suara sesungguhnya. Namun, akhirnya semua pihak yang tadinya bermasalah dan memiliki hubungan canggung, dan juga semua siswa dari tiap-tiap klub ekstrakurikuler yang ada, saling berkolaborasi untuk menciptakan suatu festival yang akan terus dikenang di tahun terakhir mereka bersekolah di SMA. Festival itu sendiri diakhiri dengan drama musikal yang dipentaskan oleh Wakana, Sawa, Konatsu, Taichi, dan juga Wien, diiringi dengan alunan piano dan nyanyian dari grup paduan suara yang membuat festival kali ini menciptakan kesan tersendiri. Sebuah momen yang berkesan untuk mengakhiri masa-masa bersekolah di SMA.

tubzpgz
Selfie before it was cool
original
Siapa bilang anime ini hanya tentang anak SMA yang nyanyi-nyanyi doang ? Ada adegan superhero juga lho
tari_tari_10_sawa_okita
Best girl, best sentai
v4ozx
That wink

Akhirnya, setelah pengumuman kelulusan, tiap-tiap karakter pun melanjutkan hidup mereka sesuai dengan cita-cita awal mereka masing-masing. Wakana akhirnya memutuskan untuk mempelajari musik lebih lanjut, Sawa memutuskan untuk mengikuti sekolah berkuda di luar negeri sekaligus menekuni hobinya lebih lanjut secara lebih serius, Konatsu masuk ke perguruan negeri, Taichi mempersiapkan diri untuk kejuaraan nasional badminton, dan Wien kembali ke Austria. Lagi, ending dari cerita ini seakan mengingatkan kita akan momen perpisahan saat bersekolah dulu. Ada yang berpencar, bahkan hingga sampai ke daerah atau negara lain untuk mengikuti jalan hidup mereka masing-masing, setelah mengalami masa-masa sekolah yang lumayan berkesan untuk dikenang. Build-up story­ dari awal hingga akhir yang dilakukan secara runtut, berkesinambungan, dan dengan porsi yang pas, sekaligus faktor memainkan perasaan dari penonton tersebut menjadi hal spesial tersendiri untuk meyakinkan Anda untuk tidak ada salahnya mencoba mengikuti anime ini nantinya. Semua unsur school-life, slice-of-life, hingga musical yang terkandung dalam anime ini tidaklah membuat anime ini terlihat biasa-biasa saja. Ini bukanlah anime yang hanya menceritakan persahabatan antar siswa SMA biasa yang kebetulan juga dibalut dengan unsur musical di dalamnya. It’s more than that, gonna say this is a masterpiece. Great job, P.A. Works !

Skor : (8/10)

Best moment in this series :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s